12 Mei 2011

6482

kehadiran itu tercampak oleh keangkuhan
yang kubeber ketika musim separuh berjalan

merangkak mencari kesempatan
diantara bayang-bayang

masih tetap kucari celah yg hampir terbuka,dulu
titik terbaik yang selalu terlupa
mengejar hati yang pernah singgah

ijinkan aku mengulangi
kehangatan itu sekali lagi

19 April 2011

Noktah Merah

kembali kubuka lembaran usang
yang kita sepakat untuk akhiri
tentang cinta yang bersemi musim itu

hanya berpaku pada keadaan
tanpa mampu kulupakan

tak pernah sanggup menjawab
atas pertanyaan yang menjebak

harusnya kulipat didasar hati terdalam
agar wajahmu tak membayangi jalan
dan namamu tak terkenang jaman

19 Maret 2011

Lorong Hati

Mencoba meraba mimpi
disetiap helah menapaki,
Lorong hatimu

Adakah dia pahami
Disetiap saat kuselami
menyayat hingga lumpuh

disetiap sudut hatinya, kumenunggu

12 Desember 2010

bersemayam dihatiku

sakit melihatnya bersamamu
tertahan diujung kata- kata
bertanya- tanya tentang penantian panjang

kasih ini tulus
ingin siramimu dengan kehangatan
tanpa ku usik namanya dihatimu
agar kau tau caraku menyayangimu

kau tersesat dan tak lepas lagi
akan kutahan selamanya
karena dihatiku kau bersemayam

terlambat jatuh cinta

sekeping hati yang hilang
ternyata kau bawa pulang

ku hela nafas panjang
menanti waktu berdiam
mancarimu dalam kelam

dan salahkan waktu
atas keterlambatanku mengenalmu
hingga kau dengannya kini

cemburu mengapit
rindu menggigit

kubaca dari cahaya matamu
dan kubiarkan sejenak mengisi hatiku
hingga luruh dipangkuan senyummu

simpanlah sekeping hati ini
hingga hilang diterpa waktu
karena tak lelah kumenantimu

02 Desember 2010

tentang hati

berserak diberanda hatiku
tentang peduli yang kau ragu
apakah pertanyaan demi pertanyaan terjawab
ketika hatiku dirundung mau

ini tentang hati
ini tentang cinta
terpampang membisu diujung kepedihan

diantara rindu ku mengadu
berkisah antara hati dan hati
tentang perasaan
tentang cinta

25 September 2010

Berpaling Hati

pintu ini lama terbuka
tapi tak kunjung kau datang
sementara aku berserak disebuah penantian

kulihat cahayamu padam
mengusir harapan yg merayu

kini pintuku tertutup
tapi kau malah mengetuk

ingin kubukakan sekali lagi,lagi
namun aku berpaling hati