28 November 2011

Melawan hati

Mata terpejam
nafas terengah
melawan hati

berjalan gontai
setengah menyeret
pandangan kosong
masih melawan hati

diujung lorong terhenti
membuang wajah yg menghantui

aku melawan hati
membuang yg selalu tersimpan
sekalipun ia mati

BERSAMAMU

bersamamu angin seakan menari
dipelupuk hati terindah
dentuman ombak berpawai harmonis
mengisahkan secercah pengharapan termanis

bersamamu langit malam menjuntai indah
seolah bintang bintang berparodi tanpa lelah

sempat merenung dibawah hitam putih cerita
lalu diam menjadi doa
tanpa putus kubisikkan

bersamamu, tanpa kata terucap
tersihir kebekuan tanpa ujung
selamanya menjadi rahasia hati

27 November 2011

KEHADIRANMU

sepenggal waktu yg bergulir
mempertanyakan atas kehadiranmu

berlembar kertas merangkai kata
bernyanyikan namamu dipenghujungnya
dengan suara yang melantun gentar

sekilas kau hadir mewarnai
mengisi lembar kosong yang tersimpan

entah jika senja menghampiri
kuharap cahayamu menyinari hingga terbit fajar

12 November 2011

Rahasia hati


Mungkin kaki tersalah langkah
Memasuki pintu yang telah tertutup

Kemana cahaya akan berpendar
Sedangkan hangatnya menyelimuti
Disudut ruang hati yang letih

Masih sajak tentang cinta
Yang kutulis diatas kertas rapuh
Bertinta lusuh

Masih tentang celah yang menghimpit
Membatasi kau dariku

31 Oktober 2011

Happy Birthday.. :)

Kehidupan silih berganti
Hari-hari kian menjadi hitam putih keyakinan
Antara mimpi-mimpi yang berlaku
Indahnya tetap menjadi harapan
Riang tawa mengiringi
Untuk sepotong kisah tentangmu
Nyanyikanlah melodimu dengan riang
Nyanyikanlah melodimu dengan lantang
Indah nadanya akan menyertai langkahmu
Seindah perpautan usia yang kini menjembatani mimpi dengan harapan
Aku akan senantiasa menyangkutkanmu serta dalam doa

Selamat Hari Jadi..

14 Juli 2011

Lembaran Koyak

aksara ini hanyalah lembaran koyak
yang dulu pernah semerbak mengkilau


bukannya mengingat namun teringat
sekotak penuh harapan yang terkunci
oleh pintu hati yang membisu

andai boleh kugubah takdir
kan kusatukan peraduan hingga ujung mentari

menambatkan kisahmu dalam buku kecilku
berjalan mengiringi
mengusir sepi

sebaris doa yang kupinta
hanya memandangmu dengan tabah
berharap merelakanmu dengannya

11 Juli 2011

Berganti Senja

Kau pernah bersajak tentang kita
Berisi bait tentang keindahan
di kertas lusuh berdebu

Sejenak waktu berhenti
mempertanyakan kenyataan yang membungkam
menyerah pada selembar takdir

kau yang mengajariku mengukir pagi
dengan sabar menuntun jemariku merajut petang

kini kau sendiri yang menutup senja
jauh sebelum kucoba meraih bulan untukmu